Large Rainbow Pointer

RPP Bahasa Indonesia model "Role Playing" di SD

{ Kamis, 13 Desember 2012 }

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran          : Bahasa Indonesia
Kelas/semester          : V / II
Alokasi Waktu          : 2 x 35 menit

STANDAR KOMPETENSI
6. Mengungkapkan pikiran dan perasaan secara lisan dalam diskusi dan  bermain drama
KOMPETENSI DASAR
6.1 Memerankan tokoh drama dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
INDIKATOR
            Memerankan tokoh drama dengan lafal dan intonasi yang tepat.
TUJUAN
1.      Siswa dapat memerankan tokoh drama dengan lafal yang tepat.
2.      Siswa dapat memerankan tokoh drama dengan intonasi yang tepat.
3.      Siswa dapat memerankan tokoh drama dengan ekspresi yang tepat.
4.      Siswa dapat menjawab pertanyaan mengenai drama

MATERI
Di SD Mulya, akan diadakan lomba olahraga bola voli antarSD sekecamatan.
Anton, Adit, Reno, Anjar, Dimas dan Rio terpilih untuk mewakili SD Muly
Dalam mengikuti perlombaan. Agar dapat memenangkan perlombaan dan terjalin
kerja sama yang baik, mereka berlatih setiap hari.
Anton       : Untuk menghadapi pertandingan minggu depan, kita harus sering  latihan, nih!
Adit         : Iya, betul!
Reno        : Kira-kira kapan kita bisa latihan?
Adit         : Bagaimana kalau besok kita mulai latihan?
Anjar        : Aku setuju, soalnya kalau tidak segera latihan kapan lagi?
Dimas        : Benar!
Rio            : Iya, aku juga setuju!
Dimas        : Berarti kita sepakat, ya!
Mereka selalu berlatih setiap sor e. Namun, pada hari keempat Dimas tidak
datang.
Adit           : Lho, kok, sudah jam 4 lebih Dimas belum datang juga?
Anton        : Iya, jangan-jangan nggak datang lagi.
Reno          : Kalau begini caranya, gimana tim kita bisa menang?
Anjar         : Padahal, tinggal dua hari lagi kita bertanding.
Rio            : Benar, ini kan latihan terakhir kita.
Adit           : Kalau begitu kita latihan sendiri saja.
Rio            : OK!
Waktu pertandingan telah tiba dan tim SD Mulya mengalami kekalahan.
Adit           : Aduh, kenapa bisa kalah, sih?
Anton        : Ini semua gara-gara Dimas.
Rio            : Iya, seandainya kamu tidak bolos latihan pasti menang.
Dimas        : Maaf ya, teman-teman, waktu itu aku lagi capek.
Anjar         : Kita semua juga capek, tetapi tetap datang.
Reno           : Ya sudah, semuanya kan sudah terjadi, jadi buat apa menyesal. Lain  kali jika ada pertandingan lagi, kita semua harus datang untuk latihan . Bukankah kita harus disiplin?
Adit           : Iya, setuju. Kita semua harus disiplin biar tidak menyesal kemudian.

 METODE, MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
            Metode            :           tanya jawab,  latihan, demonstrasi     
            Model              :           Bermain peran (Role Playing)
Pendekatan     :           Konstruktivisme 

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Tahap
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
Kegiatan Awal
·      Guru menyiapkan kondisi siswa siap belajar
·      Guru menyampaikan apersepsi melalui tanya jawab.
·      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
·  Siswa mengkondisikan dirinya.

·  Siswa menjawab pertanyaan guru.

·  Siswa meyimak pemaparan guru
Kegiatan Inti
1.   Menghangatkan suasana dan   memotivasi peserta didik.

2.   Memilih peran






3.   Menyusun tahap-tahap peran




4.   Menyiapkan pengamat




5.        Pemeranan





6.   Diskusi dan evaluasi












7.   Membagi pengalaman dan mengambil kesimpulan







· Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik mengenai drama




· Guru bertanya kepada siswa mengenai berbagai watak atau karakter, kemudian mendeskripsikan
· Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk menjadi pemeran dalam sebuah drama
· Guru membagikan naskah drama kepada siswa


·     Guru memberikan petunjuk pada sekelompok  siswa yang akan memerankan drama
·     Guru membagi siswa yang tidak memerankan drama menjadi beberapa kelompok



·    Guru meminta siswa yang tidak menjadi pemeran drama untuk mengamati kegiatan pemeranan drama





· Guru memperhatikan dan mengamati pementasan drama.







·      Guru  memfasilitasi siswa untuk mengadakan diskusi












·      Guru memberi kesempatan pada siswa untuk mengemukakan pengalaman siswa pada saat menghadapi orang tua, teman, guru, dsb.
·      Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang kurang dimengerti
·      Guru bersama-sama dengan siswa menyimpulkan hasil dari kegiatan belajar


·      Siswa menjawab dan bertanya.





·     Beberapa siswa menjadi pemeran dalam sebuah drama









·     Siswa membagi peran masing-masing sesuai dengan naskah  drama.
·     Latihan memerankan sebelum tampil di depan kelas





·  Siswa secara berkelompok  mempersiapkan untuk melakukan pengamatan pemeranan drama di depan kelas




·  Siswa memerankan drama di depan kelas dengan menghayati peran yang dimainkan, juga lafal dan intonasi yang tepat
·   Setiap kelompok mengamati pementasan dengan sungguh-sungguh


·   Perwakilan siswa yang menjadi pengamat melaporkan hasil pengamatannya dan kelompok lain menanggapi
·   Siswa yang menjadi pemeran menanggapi
·   Semua siswa melakukan tanya jawab dan diskusi sehingga menjadi  saling berinteraksi


·   Siswa diberikan kesempatan untuk mengemukakan pengalaman siswa pada saat menghadapi orang tua, teman, guru, dsb

Kegiatan akhir
·   Guru memberikan penguatan serta memberikan siswa soal evaluasi.
·  Guru menutup pembelajaran
·  Siswa mengerjakan soal.



SUMBER
Sumber :  1.   KTSP 2006 Bahasa Indonesia Kelas 6
2.       Indriyani dan Nur’aini umri . 2008. Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar  Kelas V. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

PENILAIAN HASIL BELAJAR
            Prosedur          : proses dan tes akhir
            Jenis Tes          : tulisan
            Bentuk Tes      :  uraian
            Alat Tes           : Lembar soal

ü  Instrumen Penilaian Proses
No
Nama Siswa
Intonasi  
Ekspresi
Lafal
A
B
C
D
A
B
C
D
A
B
C
D
1.













2.













3.













4.













5.













Jumlah













Indikator Penilaian Proses

1. Intonasi
a. Tepat
b. Cepat lambatnya ucapan
c. Tinggi rendahnya suara

2. Ekspresi
a. Tepat yaitu ekspresi sesuai dengan peran
b. Ada gerakan tubuh
c. Ada ekspresi wajah

3. Lafal
a. Tepat
b. Jelas
c.  Lantang

Keterangan :
Diisi dengan tanda ceklis (   )
(A) Baik sekali       : Jika semua indikator dilaksanakan
(B)  Baik                  : Jika hanya dua indikator dilaksanakan
(C)  Cukup               : Jika hanya satu indikator dilaksanakan
 (D) Kurang            : Jika tidak satupun indikator dilaksanakan

 Instrument soal :

Cobalah menjawab pertanyaan berikut ini dengan benar !
1. Siapa yang pertama kali mengusulkan untuk memulai latihan?
2. Menurut Anton apa yang menyebabkan SD Mulya mengalami kekalahan?
3. Apa alasan yang dikemukakan Dimas saat membolos latihan?
4. Bagaimana sikap Anjar terhadap alasan yang dikemukakan Dimas tersebut?
5. Bagaimana sikap Reno setelah SD-nya mengalami kekalahan?

Jawaban :
1.      Anton.
2.    Gara-gara Dimas tidak ikut latihan.
3. Dimas mengatakan bahwa dia lagi capek.
4.   Anjar mengatakan bahwa semua juga capek, tetapi tetap datang untuk latihan.
5.  Reno mengatakan bahwa jika ada pertandingan lagi, kita semua harus datang untuk latihan, dan harus disiplin.

Skor penilaian :
Jumlah soal adalah 5, setiap butir soal memiliki skor 20 sehingga jumlah skor jawaban benar semua adalah 100.


tugas kuliah di UPI


6 Pertanyaan Imam Al-ghazali

{ }

Suatu hari yang tenang, Imam Al-ghozali duduk dengan para muridnya
Lalu Beliau menanyakan 6 hal pada mereka

Katakan padaku hal yang paling DEKAT dalam kehidupan
Muridnya menjawab : Orang tua, guru dan sahabat
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah KEMATIAN 
Allah berfirman, Setiap jiwa pasti akan merasakan mati


Katakan padaku hal yang paling JAUH dari bumi
Muridnya menjawab : Bulan, matahari, dan bintang-bintang
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah MASA LALU
Karena masa lalu tak pernah bisa kembali


Katakan padaku hal yang paling BESAR di muka bumi
Muridnya menjawab : Gunung dan samudera
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah HAWA NAFSU
Gagal mengendalikannya, menjadikan kita penghuni neraka


Katakan padaku hal yang paling BERAT di muka bumi
Muridnya menjawab : Gajah dan baja
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah MEMEGANG AMANAH


Katakan padaku hal yang paling PALING RINGAN di muka bumi
Muridnya menjawab : Angin, debu dan kapas
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah MENINGGALKAN SHALAT 5 WAKTU 
Karena sibuk bekerja kita berani meninggalkan shalat


Katakan padaku hal yang paling TAJAM di muka bumi
Muridnya menjawab : Pedang
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah LIDAH 
Dengan lidah, manusia selalu melukai perasaan saudaranya


sumber : Milis Pengajian Columbus, USA
diterjemahkan oleh Deshinta Arrova Dewi

Majalah percikan iman
Edisi Oktober 2012




Anda Masih Memiliki Harapan

{ Kamis, 06 Desember 2012 }
Jika anda dapat melihat matahari terbenam dan
tersenyum, maka anda masih memiliki harapan....
Jika anda dapat menemukan keindahan dalam
warna-warni bunga, maka anda masih memiliki harapan...

Jika anda dapat melihat kebaikan pada orang lain,
maka anda masih memiliki harapan...
Jika anda dapat melihat ke masa lalu dan
tersenyum, maka anda masih memiliki harapan....

Jika senyum seorang anak masih bisa
menghangatkan hati anda, maka anda 
masih memiliki harapan.........
Jika hujan yang jatuh di atas atap dapat
meninabobokan anda, maka anda masih 
memiliki harapan.....

Jika melihat pelangi masih membuat anda berhenti
dan menatap heran, maka anda masih memiliki harapan....
jika membelai bulu halus dari hewan peliharaan
kesayangan masih terasa menyenangkan anda,
maka anda masih memiliki harapan.......

puisi anonim
diterjemahkan oleh sly
tafakur- majalah percikan iman

Sekolah Kehidupan

{ Selasa, 04 Desember 2012 }
Setiap hari . . . . . . . 
Hidup membebanimu dengan beragam ujian 
Tetapi, dengannya kamu akan tumbuh menjadi
 manusia yang lebih kuat di masa depan.. 

 Hidup kadang tidak berjalan sesuai dengan keinginanmu 
Tetapi, hidup juga menyediakan banyak pilihan
yang akan mengantarkan pada tujuan hidupmu.. 

 Hidup adalah sebuah momentum yang tidak bisa
 kamu jalani seorang diri 
Karenanya, saling percaya dan mengandalkan orang 
di sekitarmu adalah cara agar hidup lebih berarti.... 

 Kadang kamu berpikir hidup memperlakukanmu 
secara tidak adil 
Tetapi, apalah arti keadilan jika hal itu 
hanya akan membuatmu tumbuh menjadi pribadi kerdil.... 

 Hidup adalah sebuah roda yang tidak bisa
 kamu putar ulang 
Karenanya, berhati-hatilah menjalaninya agar kamu 
tidak melakukan terlalu banyak kesalahan.... 

 Pengalaman hidup akan memberimu tanda 
berupa kerut di wajah dan rambut yang memutih 
Jangan malu atau kamu sembunyikan, karena itu 
menggambarkan peta perjalanan yang telah kamu lalui.... 

 Jadi, siapa yang butuh diploma dan strata 
ketika hidup mengajarkanmu segalanya ? 



Oleh Sly 
Tafakur - Majalah percikan iman - Edisi mei 2012