Large Rainbow Pointer
Tampilkan postingan dengan label Tafakur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tafakur. Tampilkan semua postingan

HIDUPLAH DENGAN INDAH

{ Senin, 29 April 2013 }

Dunia mampu penuhi hajat semua orang
Tapi tak cukup bagi satu orang yang serakah

Orang serakah hidup untuk makan
Sedangkan orang normal makan untuk hidup

Saat kita dalam keadaan susah
Kita merasa yang tersusah di dunia

Namun saat mendapatkan kesenangan
Kita masih saja ingin seperti orang lain

Menjadi dermawan, tak perlu menunggu kaya
Sebab belum tentu menjadi kaya

Sedang untuk meminta . . . .
Tunggulah saat benar-benar perlu

Sesusah apapun kita
Pasti ada yang jauh lebih susah

Maka, rasakanlah cukup apa yang ada
Daripada apa yang tiada

Dan tetaplah meraih apa yang dicita
Sambil bersyukur atas apa yang ada




(Tafakur, Majalah Percikan Iman, Februari 2003)

Hikmah Kegagalan

{ Kamis, 17 Januari 2013 }
Tuhan apa Engkau mencoba mengatakan sesuatu kepadaku ?
Karena...........

Kegagalan bukan berarti aku orang yang gagal
Tapi berarti aku belumlah sukses 

Kegagalan bukan berarti aku tidak mencapai apa pun
Tapi berarti aku telah belajar sesuatu

Kegagalan bukan berarti aku orang yang bodoh
Tapi berarti aku memiliki cukup iman untuk diuji

Kegagalan bukan berarti aku orang yang memalukan
Tapi berarti aku telah berani mencoba

Kegagalan bukan berarti aku tidak memilikinya
Tapi berarti aku memiliki sesuatu untuk dilakukan dengan
cara yang berbeda

Kegagalan bukan berarti aku lebih rendah dari yang lain
Tapi berarti aku tidaklah sempurna

Kegagalan bukan berarti aku telah menyia-nyiakan hidupku
Tapi berarti aku memiliki alasan untuk memulai lagi

Kegagalan bukan berarti aku harus menyerah
Tapi berarti aku harus berusaha lebih keras lagi

Kegagalan bukan berarti aku tidak akan pernah berhasil
Tapi berarti aku butuh lebih banyak berlatih

Kegagalan bukan berarti Engkau telah meninggalkanku
Tapi berarti Engkau pasti memiliki rencana yang lebih baik bagiku



Anonymous, translated by Dewi Retno Puri

Percikan iman
Agustus 2005
Tafakur

Keluarga

{ Selasa, 25 Desember 2012 }

Keluarga adalah tempat kembali
Keluarga adalah tempat berbagi
Keluarga adalah tempat menanti

Menanti datangnya kematian
Menanti datangnya perpisahan
Menanti datangnya perjumpaan

Mereka merawatku ketika sakit
Mereka membantuku ketika susah
Mereka mengantarku ke pemakaman
Mereka mendoakan aku saat aku di alam kubur

Menangis haru karena kebahagiaanku
Menangis sedih karena kemalanganku
Membayar utangku yang tak terbayar
Mewarisi apa yang aku tinggalkan

Tempat aku bertanggung jawab atas keberadaan mereka
Tempat mereka bertanggung jawab atas kebeadaanku
Tempat kami semua saling bertanggung jawab 

By Agung
Majalah Percikan Iman edisi Maret 2006

Family

{ }

Family is a place to go home
Family is a place to share
Family is a place to wait

Waiting for the end of life
Waiting for saying goodbye
Waiting for the gathering

They nurse me when I am sick
They help me when I am sorrow
They escort me to the funeral
They say their pray for me after I die

Cry touchly for my happiness
Cry mournfully for my misery
Pay all my unsettled debt
Inherit everything I left behind

A place where I am responsible for their existence
A place where they are responsible for my existence
A place where we are responsible each other


By Agung

Sumber : Majalah Percikan Iman edisi maret 2006

Khawatir / Worry

{ Senin, 24 Desember 2012 }


Remember people always said 

Don’t worry and be happy?


They also said if you worry about what might be 
and wonder what might have been,
You will ignore what is.



Worry doesn’t help tomorrow’s troubles,
But it does ruin today’s happiness. 



Well, that’s not completely true.
In fact, there are only two things to worry about, 
either you are healthy or you are sick. 



If you are healthy, then there is nothing to worry about. 
But if you are sick there are only two things to worry about,

either you will get well or you will die. 



If you get well, then there is nothing to worry about. 
But if you die there are only two things to worry about, either you will go to heaven or to hell. 



If you go to heaven, then there is nothing to worry about.
And if you to go hell, you’ll be so darn busy shaking hands with your friends you won’t have time to worry!



[Anonymous]


***





KHAWATIR


Ingat orang selalu mengatakan
Jangan khawatir dan berbahagialah?



Mereka juga mengatakan jika Anda khawatir tentang yang mungkin
 dan bertanya-tanya mengenai yang telah terjadi,
Anda akan mengabaikan yang ada.



Khawatir tidak membantu masalah esok,
tetapi ia merusak kebahagiaan hari ini.



Sebenarnya, itu tidak sepenuhnya benar.
Bahkan, ada dua hal yang perlu dikhawatirkan, 
yakni apakah Anda sehat atau sakit.



Jika Anda sehat, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Tetapi jika sakit, ada dua hal yang perlu dikhawatirkan, 
apakah Anda akan sembuh atau meninggal.



Jika Anda sembuh, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Tapi jika Anda meninggal, ada dua hal yang perlu dikhawatirkan, 


apakah Anda akan pergi ke surga atau ke neraka.


Jika Anda dimasukkan ke surga, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Namun jika Anda dimasukkan neraka, 



Anda akan begitu sibuk berjabat tangan dengan teman-teman yang Anda tidak punya waktu untuk mengkhawatirkan mereka!



[Narasi anonim, diterjemahkan di dimodifikasi oleh Sly]

Hari-Hari Mengajariku

{ Kamis, 20 Desember 2012 }
Hari-hari mengajariku untuk selalu bermimpi

Walaupun itu tak pernah terjadi

Tapi itulah cara terbaik untuk menjalani hidup...



Hari-Hari mengajariku bahwa ketika ada kegelapan

Pasti ada terang setelahnya...


Hari-hari mengajariku untuk selalu peduli

kepada teman, selalu jujur dan

tak pernah berpura-pura


Hari-hari mengajariku untuk  membuka hati dan

memaafkan

Karena itu akan membuatku bertahan hidup...



Hari-hari mengajariku untuk tidak malu

ketika aku melakukan kesalahan


Dan aku bangga, karena aku telah belajar

Karena belajarlah yang membuat aku berubah


Sumber : majalah percikan iman

6 Pertanyaan Imam Al-ghazali

{ Kamis, 13 Desember 2012 }

Suatu hari yang tenang, Imam Al-ghozali duduk dengan para muridnya
Lalu Beliau menanyakan 6 hal pada mereka

Katakan padaku hal yang paling DEKAT dalam kehidupan
Muridnya menjawab : Orang tua, guru dan sahabat
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah KEMATIAN 
Allah berfirman, Setiap jiwa pasti akan merasakan mati


Katakan padaku hal yang paling JAUH dari bumi
Muridnya menjawab : Bulan, matahari, dan bintang-bintang
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah MASA LALU
Karena masa lalu tak pernah bisa kembali


Katakan padaku hal yang paling BESAR di muka bumi
Muridnya menjawab : Gunung dan samudera
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah HAWA NAFSU
Gagal mengendalikannya, menjadikan kita penghuni neraka


Katakan padaku hal yang paling BERAT di muka bumi
Muridnya menjawab : Gajah dan baja
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah MEMEGANG AMANAH


Katakan padaku hal yang paling PALING RINGAN di muka bumi
Muridnya menjawab : Angin, debu dan kapas
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah MENINGGALKAN SHALAT 5 WAKTU 
Karena sibuk bekerja kita berani meninggalkan shalat


Katakan padaku hal yang paling TAJAM di muka bumi
Muridnya menjawab : Pedang
Al-ghozali berkata : Yang benar adalah LIDAH 
Dengan lidah, manusia selalu melukai perasaan saudaranya


sumber : Milis Pengajian Columbus, USA
diterjemahkan oleh Deshinta Arrova Dewi

Majalah percikan iman
Edisi Oktober 2012




Anda Masih Memiliki Harapan

{ Kamis, 06 Desember 2012 }
Jika anda dapat melihat matahari terbenam dan
tersenyum, maka anda masih memiliki harapan....
Jika anda dapat menemukan keindahan dalam
warna-warni bunga, maka anda masih memiliki harapan...

Jika anda dapat melihat kebaikan pada orang lain,
maka anda masih memiliki harapan...
Jika anda dapat melihat ke masa lalu dan
tersenyum, maka anda masih memiliki harapan....

Jika senyum seorang anak masih bisa
menghangatkan hati anda, maka anda 
masih memiliki harapan.........
Jika hujan yang jatuh di atas atap dapat
meninabobokan anda, maka anda masih 
memiliki harapan.....

Jika melihat pelangi masih membuat anda berhenti
dan menatap heran, maka anda masih memiliki harapan....
jika membelai bulu halus dari hewan peliharaan
kesayangan masih terasa menyenangkan anda,
maka anda masih memiliki harapan.......

puisi anonim
diterjemahkan oleh sly
tafakur- majalah percikan iman

Sekolah Kehidupan

{ Selasa, 04 Desember 2012 }
Setiap hari . . . . . . . 
Hidup membebanimu dengan beragam ujian 
Tetapi, dengannya kamu akan tumbuh menjadi
 manusia yang lebih kuat di masa depan.. 

 Hidup kadang tidak berjalan sesuai dengan keinginanmu 
Tetapi, hidup juga menyediakan banyak pilihan
yang akan mengantarkan pada tujuan hidupmu.. 

 Hidup adalah sebuah momentum yang tidak bisa
 kamu jalani seorang diri 
Karenanya, saling percaya dan mengandalkan orang 
di sekitarmu adalah cara agar hidup lebih berarti.... 

 Kadang kamu berpikir hidup memperlakukanmu 
secara tidak adil 
Tetapi, apalah arti keadilan jika hal itu 
hanya akan membuatmu tumbuh menjadi pribadi kerdil.... 

 Hidup adalah sebuah roda yang tidak bisa
 kamu putar ulang 
Karenanya, berhati-hatilah menjalaninya agar kamu 
tidak melakukan terlalu banyak kesalahan.... 

 Pengalaman hidup akan memberimu tanda 
berupa kerut di wajah dan rambut yang memutih 
Jangan malu atau kamu sembunyikan, karena itu 
menggambarkan peta perjalanan yang telah kamu lalui.... 

 Jadi, siapa yang butuh diploma dan strata 
ketika hidup mengajarkanmu segalanya ? 



Oleh Sly 
Tafakur - Majalah percikan iman - Edisi mei 2012